Jumat, 01 Januari 2016

filosofi buah pisang

Pohon pisang tak mau mati sebelum berbuah. Ia ingin kehadirannya di atas dunia ini bisa memberi manfaat sebelum ajal datang menjemput.
 


Tak sekadar itu, pohon pisang telah mempersiapkan generasi penerusnya sebelum ia mati. Tunas-tunas muda inilah yang akan meneruskan tugasnya memberi kebaikan kepada siapapun yang memetik buahnya, atau mengambil daunnya atau memanfaatkan batangnya.
Itulah pisang...

Manusia sebagai makhluk yang dikaruniai akal seharusnya bisa berbuat lebih dari sekadar batang pisang… 
Pohon Pisang memiliki karakteristik selalu hidup merumpun dan berumpun. Ia tidak pernah tumbuh sebatang sendiri. Kenyataan ini diterjemahkan sebagai keteguhan dalam persatuan dan konsistensi dalam kebersamaan. Bersatu dalam kebersamaan bukan berarti bersikap reaktif jika menghadapi desakan kegawatan dan mengatasi suatu permasalahan, tetapi kebersamaan sepanjang masa, berkesinambungan dari generasi kegenerasi. Sebelum layu dan mati pohon pisang lebih dahulu memproses kehidupan anak turunannya, yang bermunculan di sekitarnya. Ini jauh terjadi sebelum batang induk layu dan mati. Pohon pisang yang belum berbuah akan tetap bersemi walau di pancung sekalipun.

Kenyataan ini diterjemahkan unsur tabiaat kesinambungan regenerasi. Misi generasi ini disandang dengan ketaatan yang nyaris mutlak. Tiada surut ke masa lampau sebelum berubah dan menyiapkan anak penggantinya. Pohon pisangpun mampu berintraksi secara sosial dan ekologis dengan lingkungan sekitar. Intraksi ini dibangun di atas landasan semangat timbal balik yang saling menguntungkan. Kenyataan pohon pisang tetap bermanfaat bagi manusia, makhluk lainnya dan bagi alam sekitar. daunnya bisa dipakai payung dikala hujan dan bisa juga dipakai untuk bungkus makanan.
Pohon pisang tumbuh dan hidup di atas bumi di manapun manusia bisa tinggal, menunjukkan betapa dia selalu dekat dengan mahluk yang memanfaatkannya. Tak ada bagian tubuhnya yang tak bisa dimanfaatkan manusia.

Buahnya yang manis dan menguatkan. Dari bayi yang baru lahir hingga yang menjelang ajal.
Semangat hidup yang tak kenal menyerah dan hanya akan berakhir bila berbuah. Meskipun tubuhnya ditebang ataupun dibakar. Dia akan bersemi kembali.

Dan yang paling penting dan justru paling sering dilupakan adalah
Pohon Pisang selalu mempersiapkan kader penerusnya, jauh hari sebelum hidup dan manfaatnya berakhir.

Jika diamati dan diambil teladan dari proses kehidupannya, maka ihktibar ini akan mampu membentuk insan pemikir, pejuang dan orang sukses.

Ada beberapa ciri orang sukses;
  1. Taat pada misi yang disandang, bertanggung jwab, dan mengamalkan tanggungjawabnya secara berjenjang. 
  2. Berkarya efektif dan efisien serta berintraksi sosial dan ekologis atas landasan semangat timbal balik yang saling menguntungkan. 
  3. Teguh bersatu dalam kemesraan dan mengembangkan diri dalam regenerasi yang berkesinambungan. 
Jadi pelajaran yang dapat kita ambil dari filosofi tersebut, bahwa manusia itu tidak akandapat hidup kekal atau selamanya didunia, oleh karena itu senantiasa selalu berbuatlah amal kebaikan, dan sebisa mungkin berbagilah ilmu yang kita miliki untuk setiap orang, agar lebih bermanfaat. Dan janganlah cepat menyerah dengan segala ujian yang diberikan Allah SWT kepada kita, karena ujian yang datang dari Allah itu untuk mengetes seberapakah kuat iman kita, dan percayalah bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan hambanya melebihi batas kemampuannya.
Imam Syafi’I mengatakan, “Jadilah kamu pribadi yang unik. Menangis saat engkau hadir di dunia, meski orang lain tertawa. Dan engkau tersenyum saat meninggalkan dunia, meski orang  – orang menangisi kepergianmu “

Manfaat Pisang

Selain mudah didapatkan, buah pisang juga memiliki banyak manfaat. manfaat pisang antara lain:

1. Manfaat pisang untuk ibu hamil
Asam folat merupakan zat yang sangat dibutuhkan oleh janin untuk perkembangannya di dalam rahim. Pisang mengandung asam folat sehingga sangat bagus dikonsumsi untuk ibu hamil. Karena pisang juga mengandung kalori yang cukup tinggi jadi berhati hatilah jangan sampai terlalu banyak mengkonsumsi pisang agar manfaat pisang yang didapatkan oleh ibu hamil akan maksimal. satu butir pisang bisa mempunyai kalori 80-100 kalori.

2. Manfaat buah pisang bagi penderita Hipertensi
Penderita hipertensi dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan rendah garam. Kandungan garam yang rendah dan adanya kandungan kalium yang tinggi pada pisang menjadikan pisang buah yang cocok dikonsumsi untuk penderita darah tinggi/ hipertensi.
Kandungan rata rata kalium untuk satu butir pisang adalah 500mg. Jumlah ini mampu menurunkan tekanan darah dan juga bisa menjaga keseimbangan cairan didalam tubuh.
Hasil penelitian dari Journal of the American College of Cardiology menyimpulkan bahwa asupan kalium harian sebesar 1600mg (setengah dari jumlah yang dianjurkan untuk konsumsi harian yang berjumlah 3500mg) bisa menurunkan risiko stroke lebih dari seperlima.
Ilmuwan dari universitas Warwick dan naples mengatakan bahwa saat ini jumlah asupan kalium harian di banyak negara masih dibawah jumlah yang disarankan. Terlalu sedikit asupan kalium akan mengakibatkan gejala gejala mual,denyut jantung tidak teratur, diare serta cepat marah.
Jika Anda penderita hipertensi cobalah menjadikan pisang sebagai salah satu buah buahan pilihan. Seperti telah diuraikan pada beberapa paragraph diatas tentang manfaat pisang bagi penderita hipertensi.

3. Pisang bermanfaat bagi penderita penyakit perut dan saluran pencernaan
Asam lambung yang tinggi dapat dinetralkan jika Anda mengkonsumsi pisang yang dicampur dengan susu cair. Hidangkan segelas susu cair yang dicampur pisang untuk menetralkan asam lambung. Cholik pun dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi pisang yang dicampur susu cair ini, sehingga susu cair dicampur pisang sangat cocok bagi anak anak kecil/ bayi yang sering menderita cholik.

4. Manfaat pisang bagi luka bakar
Manfaat pisang tidak hanya dari buahnya saja, namun manfaat daun pisang bisa untuk mengobati luka bakar. Abu daun pisang yang dicampur dengan minyak kelapa mempunyai efek mendinginkan kulit serta meringankan luka bakar jika dioleskan pada daerah yang terbakar tersebut.

5. Manfaat buah pisang bagi penderita Anemia
Manfaat pisang bagi penderita anemia adalah pisang bisa merangsang produksi hemoglobin sehingga hal ini akan mengatasi anemia.

6. Pisang dapat meningkatkan konsentrasi
kandungan kalsium yang juga tinggi di dalam pisang membantu meningkatkan kemampuan berkonsentrasi serta lebih waspada. Manfaat pisang ini menjadikan pisang akan meningkatkan kemampuan belajar siswa sekolah. pingin mencobanya?, Anda dapat tawarkan pisang pada anak Anda yang masih bersekolah :) .

7. Manfaat pisang bagi penderita depresi
Setelah memakan pisang, para penderita depresi merasa lebih baik. Setelah diteliti hal ini karena pisang mengandung protein tryptophan, protein ini kemudian akan diubah menjadi serotonin yang akan memperbaiki mood, menjadi lebih rileks dan membuah bahagia. 

8. Manfaat buah pisang untuk menghilangkan jerawat
Bubur buah pisang dicampur madu dengan sedikit susu dapat dipakai untuk menghilangkan jerawat. Cara pemakaian Ramuan bubur tersebut adalah dioleskan pada wajah selama 30-40 menit. Setelah selesai bilaslah dengan air hangat kemudian bilaslah dengan air dingin, lakukan cara ini secara konsisten selama 2 minggu dan lihatlah hasil dari manfaat pisang bagi kesehatan kulit ini.
Sekian update informasi kali ini seputar Arti Makna Filosofi Pohon Pisang. Semoga bermanfaat untuk anda semua. Salam.

manfaat buah pisang



Manfaat Buah Pisang

Manfaat buah pisang
  1. Kaya kandungan vitamin dan serat
  2. Buah pisang memiliki 2 kali karbohidrat dan 5 kali kandungan vitamin A dibandingkan dengan buah apel. Pisang kaya akan kandungan potasium dengan kadar potasium mencapai 400mg di dalam pisang yang berukuran sedang. Oleh karena itu buah ini wajib dikonsumsi untuk tetap dapat menjaga kesehatan jantung.

  3. Sumber energi
  4. Kandungan karbohidrat yang terkandung dalam pisang dapat menjadi sumber energi untuk tubuh. Mengkonsumsi 2 buah pisang sehari, dapat meningkatkan sistem imun tubuh dan menambah energi untuk melakukan aktivtas sehari-hari.

  5. Menurunkan berat badan
  6. Manfaat buah pisang untuk menurunkan berat badan. Bagi yang bermasalah dengan kondisi berat badan, maka dengan rutin mengkonsumsi buah pisang untuk membantu menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan, buah pisang memiliki kandungan kalori yang relatif kecil.

  7. Meningkatkan kesehatan otak
  8. Dengan mengkonsumsinya secara rutin dan sebanyak 3 kali sehari sebagai makanan pencuci mulut.

  9. Mengobati jerawat
  10. Cara menggunakan buah pisang untuk mengobati jerawat yaitu, pertama hancurkan daging buah pisang yang sudah matang. Lalu oleskan pada kulit wajah yang berjerawat. Diamkan selama beberapa menit dan lalu bersihkan menggunakan air. Ulangi cara ini selama beberapa hari sampai jerawat hilang dan kulit pun menjadi bersih.

  11. Menghaluskan kulit wajah
  12. Bagi yang bermasalah dengan kulit kasar maupun kering, daging buah pisang menjadi solusinya. Seperti cara mengobati jerawat, pertama hancurkan pisang lalu tambahkan dengan satu sendok madu. Gunakan untuk dijadikan masker pada wajah. Lakukan secara rutin dan kulit wajah akan menjadi halus.

  13. Mengatasi diabetes
  14. Bagi untuk penderita diabetes, dengan mengkonsumsi pisang khas daerah Gorontalo yaitu goroho yang dikukus dan dicampur dengan kelapa parut muda yang dapat digunakan sebagai makanan tambahan untuk penderita diabetes.

  15. Menyeimbangkan jumlah cairan
  16. Tubuh membutuhkan jumlah cairan yang seimbang dan cukup dalam menunjang semua kinerja organ tubuh. Oleh karena itu, kandungan kalium pada pisang berperan penting untuk dapat membantu menyeimbangkan jumlah cairan dalam tubuh.

  17. Mengobati sakit maag
  18. Buah pisang ini dijadikan sebuah solusi pada saat tubuh terserang maag. Hal ini karena buah pisang memiliki kandungan zat penangkal asam dalam tubuh dan sehingga dapat meredakan maag.

  19. Mengatasi anemia
  20. Buah pisang memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi sehingga cocok untuk penderita anemia. Mengkonsumsi 2 buah pisang setiap harinya secara rutin. Manfaat buah pisang untuk mengatasi kekurangan sel darah merah atau anemia.

  21. Menyehatkan tulang
  22. Mengkonsumsi buah pisang secara rutin dapat berfungsi untuk membantu menyehatkan tulang. Hal ini dikarenakan, buah pisang ini merupakan salah satu buah yang memiliki kandungan mangan yang cukup tinggi.

  23. Menyembuhkan luka bakar
  24. Anda dapat menggunakan salah satu bagian tanaman pisang untuk menyembuhkan luka bakar. Caranya, ambil abu daun pisang dan kemudian tambahkan minyak kelapa. Oleskan pada kulit yang terkena luka bakar.

  25. Mencegah penyakit jantung
  26. Buah pisang ini dapat digunakan untuk mencegah penyakit jantung, hal ini karena buah pisang mengandung kandungan vitamin C dan flavonoid yang bersifat antioksidan serta dapat mencegah proses oksidasi lemak. Kalium yang terkandung dalam buah pisang merupakan suatu tonik yang baik bagi untuk kesehatan jantung. Serat pektin berpengaruh dalam membantu menurunkan kolesterol.

  27. Memperlancar sistem pencernaan
  28. Mengkonsumsi buah pisang dengan rutin dapat membantu sistem kinerja pencernaan untuk dapat lebih baik lagi. Sehingga pada akhirnya berbagai nutrisi dari makanan yang dikonsumsi dapat diserap dan digunakan tubuh secara optimal.

  29. Meningkatkan mood
  30. Buah pisang bermanfaat membantu meningatkan suasana hati sehingga mood menjadi stabil dan supaya tidak stres.

  31. Mengatasi gatal akibat terkena gigitan nyamuk
  32. Gigitan nyamuk yang menganggu dan rasa gatal yang diakibatkannya dapat dihilangkan dengan pisang. Ambil kulit pisang dan oleskan secara perlahan ke daerah yang terkena gigitan nyamuk.

  33. Melancarkan peredaran darah
  34. Buah pisang memiliki kandungan kalium dan potasium yang bermanfaat untuk membantu sirkulasi tubuh. Pada akhirnya peredaran oksigen ke otak menjadi lebih lancar. Kalium juga dapat berfungsi untuk membantu melancarkan denyut jantung, mengurangi resiko terserang stroke, dan mengatur tekanan darah.

  35. Mengurangi rasa sakit ketika haid
  36. Apabila sering merasa nyeri setiap kali haid, maka atasi masalah tersebut dengan menggunakan buah pisang. Perbanyak mengkonsumsi buah pisang maka rasa nyeri tersebut dapat mungkin berkurang.

  37. Mengurangi pembengkakan
  38. Buah pisang digunakan untuk mengurangi pembengkakan, melindungi resiko diabetes tipe II, memperkuat sistem saraf tubuh, membantu menurunkan berat badan, serta membantu memproduksi sel darah putih. Hal ini dikarenakan tingginya kadar vitamin B-6 dalam buah pisang.

  39. Mengobati sembelit
  40. Pisang dapat digunakan sebagai obat sembelit yang alami. Buah ini dapat berfungsi untuk membantu memperlancar buang air besar. Dengan mengkonsumsi pisang untuk menghindari mengerasnya feses yang merupakan gejala awal sembelit.
Itulah 20 manfaat buah pisang untuk kesehatan tubuh. Mengkonsumsi buah pisang untuk mencegah serangan jantung, membantu melancarkan pencernaan, menurunkan kadar kolesterol, dan masih banyak lagi.
X

10 bunga dan maknanya

10 BUNGA DENGAN MAKNA RAHASIA

Anda ingin memberikan hadiah untuk orang yang spesial? Bingung memilih hadiah apa yang kira-kira pantas? Jika demikian, mengapa tidak Anda berikan saja bunga padanya? Simpel, elegan tapi mampu mencerminkan suasana hati kita. Yang lebih penting lagi, hadiah yang satu ini relatif tidak mahal. Anggapan bahwa hanya wanita yang menyukai bunga memang ada benarnya. Namun bukan hal yang salah memberikan serangkai bunga pada sahabat terbaik atau keluarga. Tentu saja sebelumnya Anda harus memilih bunga yang tepat.

Sejak lebih dari 200 tahun yang lalu, masyarakat Eropa telah memberikan bunga dengan makna yang spesifik. Dengan kata lain bunga untuk menyampaikan pesan atau sentimen tertentu. Percaya atau tidak, ada bunga yang khusus diberikan untuk menyatakan ketidaksukaan pada seseorang bahkan perang. Nah, bagi Anda yang penasaran berikut ini 10 jenis bunga terpopuler dengan makna yang spesial.


1. ROSE – CINTA, KASIH SAYANG

Bunga dengan batang berduri yang sangat populer dan banyak disukai orang. Rose atau mawar terdiri lebih dari 100 spesies dan berupa semak tegak atau memanjat. Kebanyakan spesies berasal dari Asia, sebagian kecil di Eropa, Amerika Utara dan barat laut Afrika. Warna mawar mempunyai arti yang berbeda-beda, diantaranya:
  • Merah (kecantikan, keberanian, cinta, romantis).
  • Putih (cinta sejati, kemurnian, kesungguhan, kelembutan, kesucian dan kerendahan hati) merah muda (penghargaan, kebahagiaan, kekaguman, kelembutan, kasih sayang dan ucapan terima kasih sebagai seorang sahabat yang dekat).
  • Kuning (persahabatan sejati, kenangan indah tak terlupakan).
  • Oranye (aku ingin kau menjadi bagian hidupku, kekaguman akan cinta).
  • Jingga (pernyataan cinta sekaligus sebagai lamaran).
  • Biru (misteri).
  • Hijau (ketenangan).
  • Hitam (kematian).
  • Kombinasi merah dan kuning (ucapan selamat, jatuh cinta, persahabatan).
  • Kombinasi merah dan putih (simbol penyatuan dari sebuah kecocokan).

2. GARDENIA – KECANTIKAN, KEMURNIAN, CINTA

Warna putih dan aroma harumnya yang kuat membuat Gardenia cocok digunakan sebagai bunga potong, karangan bunga. Dan warna putihlah yang membuatnya identik dengan kesucian atau kemurnian. Dengan tinggi 1 – 3 meter Gardenia termasuk tanaman perdu tahunan dari suku kopi-kopian atau Rubiaceae. Di Indonesia banyak orang menyebutnya dengan Kaca Piring, walau sebenarnya hanya menunjuk pada salah satu spesiesnya yaitu Gardenia Augusta.


3. DAFFODIL – MENGHORMATI, MENGHARGAI, KELAHIRAN KEMBALI

Rangkaian bunga Daffodil berarti harapan, kegembiraan dan optimisme. Warna kuningnya adalah ungkapan perasaan, “matahari akan selalu bersinar selama aku bersamamu.” Sebuah ungkapan cinta yang tiada bandingnya. Uniknya, hanya setangkai bunga ini berarti kemalangan. Rangkaian bunga ini cocok diberikan bagi mereka yang sedang merayakan sesuatu seperti kelahiran anak atau pekerjaan baru.

Daffodil atau Narsis (Narcissus) disukai berkat warnanya yang atraktif yaitu terutama kuning atau putih. Bunga yang bentuknya mirip terompet ini sayangnya tidak dapat hidup di Indonesia karena hanya cocok di iklim subtropis dan sedang. Salah satu varian bunga ini yaitu Narcissus Pseudonarcissus digunakan untuk merangkai gen “Golden Rice” atau beras emas yang populer.


4. HYDRANGEA – “TERIMA KASIH SUDAH MEMAHAMIKU”

Ada banyak cara berterima kasih pada sesorang. Dari menulis surat, berjabat tangan atau memeluknya. Ingin berbeda dan berkesan? Berikan padanya rangkaian bunga Hydrangea. Bunga ini tergolong tanaman semak yang tingginya antara 1 - 3 meter. Hydrangea atau Hortensia mempunyai ragam warna yang cantik: putih, ungu, kuning, pink dan biru terang. Warna bunga Hydrangea ditentukan oleh tingkat keasaman tanah dimana rendah akan menghasilkan biru terang, dan tinggi menghasilkan warna cenderung pink.


5. HYACINTH – KETEGUHAN, KEKONSISTENAN


Dalam mitologi Yunani nama Hyacinth diambil dari seorang gadis yang dicintai oleh Apollo dan Zephyr. Berlawanan dengan mitosnya, bunga Hyacinth justru berasal dari Mediterania Timur (sebelah selatan Turki sampai utara Israel), sebagian Iran dan Turkmenistan. Bunga ini identik dengan keteguhan cinta, namun warna yang berbeda juga menentukan makna yang lain yaitu biru (kesetiaan), ungu (maafkan aku, duka cita), merah atau pink (permainan), putih (kecantikan, aku berdoa untukmu) dan kuning (cemburu).


6. PEONY – CINTA KASIH, KEBAHAGIAAN


Bunga Peony masih tergolong tumbuhan semak yang bisa tumbuh antara 2 – 3 meter. Tanaman ini berasal dari Tiongkok, Amerika Utara dan Eropa Selatan. Warnanya ada yang merah, merah tua, merah jambu, putih, kuning dan ungu. Oleh masyarakat Tiongkok bunga ini selalu ditunggu-tunggu karena begitu wangi dan terlihat indah ketika mekar. Bunga yang bermakna kebahagiaan ini juga dapat digunakan untuk pencegah infeksi dan penghilang rasa sakit.


7. SWEET PEA – “TERIMA KASIH ATAS WAKTU YANG MENYENANGKAN”

Bunga Sweet Pea (Lathyrus Odoratus) tersebar dari wilayah Mediterania Timur, tepatnya daerah Sicilia hingga Crete. Bunganya bertekstur lembut dan mirip miniatur kupu-kupu. Warnanya ungu dengan lebar mahkota antara 2 – 5 cm. Di alam liar ukuran bunga bisa lebih lebar. Sweet Pea mengkomunikasikan ucapan selamat tinggal, perpisahan dan ungkapan terima kasih atas saat yang meyenangkan.


8. EDELWEISS – KETULUSAN, PENGORBANAN, KEABADIAN

Edelweiss adalah tumbuhan endemik zona pegunungan tinggi. Bunga ini merupakan pelopor bagi tanah vulkanik dan mampu bertahan hidup di zona yang tandus. Sebuah bunga luar biasa yang orang bersedia berjuang mendaki gunung tinggi hanya untuk melihatnya. Bermakna keabadian karena karena berada di puncak gunung. Bermakna ketulusan karena tetap hidup meski di tempat yang ekstrim. Seolah menerima apa adanya tanpa menyalahkan kondisi yang tidak menyenangkan. Sayangnya bunga ini populasinya kian terancam oleh tangan jahil yang hanya ingin memetik namun tidak mau menanamnya.


9. LILY OF THE VALLEY – “KAU TELAH MEMBUAT HIDUPKU SEMPURNA”

Sebuah bunga yang populer untuk momen pernikahan, sekaligus simbol kebahagiaan. Bentuknya mungil mirip lonceng dengan warna putih. Aromanya wangi lembut namun tidak terlalu berlebihan. Meskipun mempunyai makna yang indah, bunga ini beracun hampir di semua bagiannya (terutama pada berry merah yang mungkin menarik anak-anak). Jika tertelan dapat menyebabkan gangguan perut hingga muntah dan menurunkan denyut jantung.


10. STOCK – “KAU AKAN SELAMANYA INDAH BAGIKU”


Sulit dibayangkan bunga yang bertekstur kaku ini menyebarkan aroma yang membuat orang menarik nafas dengan bahagia. Sedap dipandang mata, bunga ini hadir dalam beberapa warna: putih, kuning, merah atau ungu. Sebagai simbol “kecantikan nan abadi,” bunga ini sangat tepat diberikan untuk menyampaikan perasaan kasih sayang. Stock adalah bunga asli dari barat daya Yunani dan selatan Albania.

pelajaran nenek penjual sapu

Seorang teman menceritakan kekagumannya pada seorang nenek yang mangkal di depan Pasar Godean, Sleman, Yogyakarta. Ketika itu hari Minggu, saat dia dan keluarganya hendak pulang usai silaturahim bersama kerabat, mereka melewati Pasar Godean.

Ibu dan teman saya tergoda membeli ayam goreng di depan pasar untuk sajian makan malam. Kebetulan hari mulai gelap. Di samping warung ayam goreng tersebut ada seorang nenek berpakaian lusuh bak pengemis, duduk bersimpuh tanpa alas, sambil merangkul tiga ikat sapu ijuk. Keadaannya terlihat payah, lemah, dan tak berdaya. Setelah membayar ayam goreng, ibu teman saya bermaksud memberi Rp. 1000,- (tahun 2004) karena iba dan menganggap nenek tadi pengemis. Saat menyodorkan lembaran uang tadi, tidak diduga si nenek malah menunduk kecewa dan menggeleng pelan. Sekali lagi diberi uang, sekali lagi nenek itu menolak.
Penjual ayam goreng yang kebetulan melihat kejadian itu kemudian menjelaskan bahwa nenek itu bukanlah pengemis, melainkan penjual sapu ijuk. Paham akan maksud keberadaan sang nenek yang sebenarnya, ibu teman saya akhirnya memutuskan membeli tiga sapunya yang berharga Rp. 1.500,- per ikat. Meskipun ijuknya jarang-jarang dan tidak bagus, ikatannya pun longgar.


Menerima uang Rp. 5.000,- si nenek tampak ngedumel sendiri. Ternyata dia tidak punya uang kembalian/
"Ambil saja uang kembaliannya,", kata ibu teman saya. Namun, si nenek ngotot untuk mencari ang kembalian Rp. 500,-. Dia lalu bangkit dan dengan susah payah menukar uang di warung terdekat.

Ibu teman saya terpaku melihat polah sang nenek. Sesampainya di mbol, ia masih terus berpikir, bagaimana mungkin di zaman sekarang masih ada orang yang begitu jujur, mandiri, dan mempunyai harga diri yang begitu tinggi.

Ngomong-ngomong, Anda pernah bertemu dengan orang yang serupa dengan nenek penjual sapu ini? Boleh dibagi ceritanya untuk kita semua :)

Kisah oleh Rizky Taufan, di Kudus, sebagaimana yang termuat di Majalah Intisari Agustus 2004.

karena ukuran kita tak sama

"seperti sepatu yang kita pakai, tiap kaki memiliki ukurannya
    memaksakan tapal kecil untuk telapak besar akan menyakiti
    memaksakan sepatu besar untuk tapal kecil merepotkan
    kaki-kaki yang nyaman dalam sepatunya akan berbaris rapi-rapi"

Seorang lelaki tinggi besar berlari-lari di tengah padang. Siang itu, mentari seakan didekatkan hingga sejengkal. Pasir membara, ranting-ranting menyala dalam tiupan angin yang keras dan panas. Dan lelaki itu masih berlari-lari. Lelaki itu menutupi wajah dari pasir yang beterbangan dengan surbannya, mengejar dan menggiring seekor anak unta.

Di padang gembalaan tak jauh darinya, berdiri sebuah dangau pribadi berjendela. Sang pemilik, ’Utsman ibn ‘Affan, sedang beristirahat sambil melantun Al Quran, dengan menyanding air sejuk dan buah-buahan. Ketika melihat lelaki nan berlari-lari itu dan mengenalnya,

“Masya Allah” ’Utsman berseru, ”Bukankah itu Amirul Mukminin?!”

Ya, lelaki tinggi besar itu adalah ‘Umar ibn Al Khaththab.

”Ya Amirul Mukminin!” teriak ‘Utsman sekuat tenaga dari pintu dangaunya,

“Apa yang kau lakukan tengah angin ganas ini? Masuklah kemari!”

Dinding dangau di samping Utsman berderak keras diterpa angin yang deras.


kisah inspirasi
”Seekor unta zakat terpisah dari kawanannya. Aku takut Allah akan menanyakannya padaku. Aku akan menangkapnya. Masuklah hai ‘Utsman!” ’Umar berteriak dari kejauhan. Suaranya bersiponggang menggema memenuhi lembah dan bukit di sekalian padang.

“Masuklah kemari!” seru ‘Utsman,“Akan kusuruh pembantuku menangkapnya untukmu!”.

”Tidak!”, balas ‘Umar, “Masuklah ‘Utsman! Masuklah!”

“Demi Allah, hai Amirul Mukminin, kemarilah, Insya Allah unta itu akan kita dapatkan kembali.“

“Tidak, ini tanggung jawabku. Masuklah engkau hai ‘Utsman, anginnya makin keras, badai pasirnya mengganas!”

Angin makin kencang membawa butiran pasir membara. ‘Utsman pun masuk dan menutup pintu dangaunya. Dia bersandar dibaliknya & bergumam,

”Demi Allah, benarlah Dia & RasulNya. Engkau memang bagai Musa. Seorang yang kuat lagi terpercaya.”

‘Umar memang bukan ‘Utsman. Pun juga sebaliknya. Mereka berbeda, dan masing-masing menjadi unik dengan watak khas yang dimiliki.

‘Umar, jagoan yang biasa bergulat di Ukazh, tumbuh di tengah bani Makhzum nan keras & bani Adi nan jantan, kini memimpin kaum mukminin. Sifat-sifat itu –keras, jantan, tegas, tanggungjawab & ringan tangan turun gelanggang – dibawa ‘Umar, menjadi ciri khas kepemimpinannya.

‘Utsman, lelaki pemalu, anak tersayang kabilahnya, datang dari keluarga bani ‘Umayyah yang kaya raya dan terbiasa hidup nyaman sentausa. ’Umar tahu itu. Maka tak dimintanya ‘Utsman ikut turun ke sengatan mentari bersamanya mengejar unta zakat yang melarikan diri. Tidak. Itu bukan kebiasaan ‘Utsman. Rasa malulah yang menjadi akhlaq cantiknya. Kehalusan budi perhiasannya. Kedermawanan yang jadi jiwanya. Andai ‘Utsman jadi menyuruh sahayanya mengejar unta zakat itu; sang budak pasti dibebaskan karena Allah & dibekalinya bertimbun dinar.

Itulah ‘Umar. Dan inilah ‘Utsman. Mereka berbeda.

Bagaimanapun, Anas ibn Malik bersaksi bahwa ‘Utsman berusaha keras meneladani sebagian perilaku mulia ‘Umar sejauh jangkauan dirinya. Hidup sederhana ketika menjabat sebagai Khalifah misalnya.

“Suatu hari aku melihat ‘Utsman berkhutbah di mimbar Nabi ShallaLlaahu ‘Alaihi wa Sallam di Masjid Nabawi,” kata Anas . “Aku menghitung tambalan di surban dan jubah ‘Utsman”, lanjut Anas, “Dan kutemukan tak kurang dari tiga puluh dua jahitan.”

Dalam Dekapan ukhuwah, kita punya ukuran-ukuran yang tak serupa. Kita memiliki latar belakang yang berlainan. Maka tindak utama yang harus kita punya adalah; jangan mengukur orang dengan baju kita sendiri, atau baju milik tokoh lain lagi.

Dalam dekapan ukhuwah setiap manusia tetaplah dirinya. Tak ada yang berhak memaksa sesamanya untuk menjadi sesiapa yang ada dalam angannya.

Dalam dekapan ukhuwah, berilah nasehat tulus pada saudara yang sedang diberi amanah memimpin umat. Tetapi jangan membebani dengan cara membandingkan dia terus-menerus kepada ‘Umar ibn ‘Abdul ‘Aziz.

Dalam dekapan ukhuwah, berilah nasehat pada saudara yang tengah diamanahi kekayaan. Tetapi jangan membebaninya dengan cara menyebut-nyebut selalu kisah berinfaqnya ‘Abdurrahman ibn ‘Auf.

Dalam dekapan ukhuwah, berilah nasehat saudara yang dianugerahi ilmu. Tapi jangan membuatnya merasa berat dengan menuntutnya agar menjadi Zaid ibn Tsabit yang menguasai bahawa Ibrani dalam empat belas hari.

Sungguh tidak bijak menuntut seseorang untuk menjadi orang lain di zaman yang sama, apalagi menggugatnya agar tepat seperti tokoh lain pada masa yang berbeda. ‘Ali ibn Abi Thalib yang pernah diperlakukan begitu, punya jawaban yang telak dan lucu.

“Dulu di zaman khalifah Abu Bakar dan ‘Umar” kata lelaki kepada ‘Ali, “Keadaannya begitu tentram, damai dan penuh berkah. Mengapa di masa kekhalifahanmu, hai Amirul Mukminin, keadaanya begini kacau dan rusak?”

“Sebab,” kata ‘Ali sambil tersenyum, “Pada zaman Abu Bakar dan ‘Umar, rakyatnya seperti aku.
Adapun di zamanku ini, rakyatnya seperti kamu!”

Dalam dekapan ukhuwah, segala kecemerlangan generasi Salaf memang ada untuk kita teladani. Tetapi caranya bukan menuntut orang lain berperilaku seperti halnya Abu Bakar, ‘Umar, “Utsman atau ‘Ali.

Sebagaimana Nabi tidak meminta Sa’d ibn Abi Waqqash melakukan peran Abu Bakar, fahamilah dalam-dalam tiap pribadi. Selebihnya jadikanlah diri kita sebagai orang paling berhak meneladani mereka. Tuntutlah diri untuk berperilaku sebagaimana para salafush shalih dan sesudah itu tak perlu sakit hati jika kawan-kawan lain tak mengikuti.

Sebab teladan yang masih menuntut sesama untuk juga menjadi teladan, akan kehilangan makna keteladanan itu sendiri. Maka jadilah kita teladan yang sunyi dalam dekapan ukhuwah.

Ialah teladan yang memahami bahwa masing-masing hati memiliki kecenderungannya, masing-masing badan memiliki pakaiannya dan masing-masing kaki mempunyai sepatunya. Teladan yang tak bersyarat dan sunyi akan membawa damai. Dalam damai pula keteladannya akan menjadi ikutan sepanjang masa.

Selanjutnya, kita harus belajar untuk menerima bahwa sudut pandang orang lain adalah juga sudut pandang yang absah. Sebagai sesama mukmin, perbedaan dalam hal-hal bukan asasi
tak lagi terpisah sebagai “haq” dan “bathil”. Istilah yang tepat adalah “shawab” dan “khatha”.

Tempaan pengalaman yang tak serupa akan membuatnya lebih berlainan lagi antara satu dengan yang lain.

Seyakin-yakinnya kita dengan apa yang kita pahami, itu tidak seharusnya membuat kita terbutakan dari kebenaran yang lebih bercahaya.

Imam Asy Syafi’i pernah menyatakan hal ini dengan indah. “Pendapatku ini benar,” ujar beliau,”Tetapi mungkin mengandung kesalahan. Adapun pendapat orang lain itu salah, namun bisa jadi mengandung kebenaran.”

sepenuh cinta,
Salim A. Fillah

10 ribu rupiah membuat anda lebih bersyukur

Ada seorang sahabat menuturkan kisahnya. Dia bernama Budiman. Sore itu ia menemani istri dan seorang putrinya berbelanja kebutuhan rumah tangga bulanan di sebuah toko swalayan. Usai membayar, tangan-tangan mereka sarat dengan tas plastik belanjaan.
Baru saja mereka keluar dari toko swalayan, istri Budiman dihampiri seorang wanita pengemis yang saat itu bersama seorang putri kecilnya. Wanita pengemis itu berkata kepada istri Budiman, "Beri kami sedekah, Bu!"

Istri Budiman kemudian membuka dompetnya lalu ia menyodorkan selembar uang kertas berjumlah 1000 rupiah. Wanita pengemis itu lalu menerimanya. Tatkala tahu jumlahnya tidak mencukupi kebutuhan, ia lalu menguncupkan jari-jarinya mengarah ke mulutnya. Kemudian pengemis itu memegang kepala anaknya dan sekali lagi ia mengarahkan jari-jari yang terkuncup itu ke mulutnya, seolah ia ingin berkata, "Aku dan anakku ini sudah berhari-hari tidak makan, tolong beri kami
tambahan sedekah untuk bisa membeli makanan!"

Mendapati isyarat pengemis wanita itu, istri Budiman pun membalas isyarat dengan gerak tangannya seolah berkata, "Tidak... tidak, aku tidak akan menambahkan sedekah untukmu!"
Ironisnya meski tidak menambahkan sedekahnya, istri dan putrinya Budiman malah menuju ke sebuah gerobak gorengan untuk membeli cemilan. Pada kesempatan yang sama Budiman berjalan ke arah ATM center guna mengecek saldo rekeningnya. Saat itu memang tanggal gajian, karenanya Budiman ingin mengecek saldo rekening dia.


kisah inspirasi
Di depan ATM, Ia masukkan kartu ke dalam mesin. Ia tekan langsung tombol INFORMASI SALDO. Sesaat kemudian muncul beberapa digit angka yang membuat Budiman menyunggingkan senyum kecil dari mulutnya. Ya, uang gajiannya sudah masuk ke dalam rekening.
Budiman menarik sejumlah uang dalam bilangan jutaan rupiah dari ATM. Pecahan ratusan ribu berwarna merah kini sudah menyesaki dompetnya. Lalu ada satu lembar uang berwarna merah juga, namun kali ini bernilai 10 ribu yang ia tarik dari dompet. Uang itu Kemudian ia lipat kecil untuk berbagi dengan wanita pengemis yang tadi meminta tambahan sedekah.

Saat sang wanita pengemis melihat nilai uang yang diterima, betapa girangnya dia. Ia pun berucap syukur kepada Allah dan berterima kasih kepada Budiman dengan kalimat-kalimat penuh kesungguhan: "Alhamdulillah... Alhamdulillah... Alhamdulillah... Terima kasih tuan! Semoga Allah memberikan rezeki berlipat untuk tuan dan keluarga. Semoga Allah memberi kebahagiaan lahir dan batin untuk tuan dan keluarga. Diberikan karunia keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah. Rumah tangga harmonis dan anak-anak yang shaleh dan shalehah. Semoga tuan dan keluarga juga diberi kedudukan yang terhormat kelak nanti di surga...!"

Budiman tidak menyangka ia akan mendengar respon yang begitu mengharukan. Budiman mengira bahwa pengemis tadi hanya akan berucap terima kasih saja. Namun, apa yang diucapkan oleh wanita pengemis tadi sungguh membuat Budiman terpukau dan membisu. Apalagi tatkala sekali lagi ia dengar wanita itu berkata kepada putri kecilnya, "Dik, Alhamdulillah akhirnya kita bisa makan juga....!"
Deggg...!!! Hati Budiman tergedor dengan begitu kencang. Rupanya wanita tadi sungguh berharap tambahan sedekah agar ia dan putrinya bisa makan. Sejurus kemudian mata Budiman membuntuti kepergian mereka berdua yang berlari menyeberang jalan, lalu masuk ke sebuah warung tegal untuk makan di sana.

Budiman masih terdiam dan terpana di tempat itu. Hingga istri dan putrinya kembali lagi dan keduanya menyapa Budiman. Mata Budiman kini mulai berkaca-kaca dan istrinya pun mengetahui itu. "Ada apa Pak?" Istrinya bertanya.

Dengan suara yang agak berat dan terbata Budiman menjelaskan: "Aku baru saja menambahkan sedekah kepada wanita tadi sebanyak 10 ribu rupiah!"

Awalnya istri Budiman hampir tidak setuju tatkala Budiman mengatakan bahwa ia memberi tambahan sedekah kepada wanita pengemis. Namun Budiman kemudian melanjutkan kalimatnya:
"Bu..., aku memberi sedekah kepadanya sebanyak itu. Saat menerimanya, ia berucap hamdalah berkali-kali seraya bersyukur kepada Allah. Tidak itu saja, ia mendoakan aku, mendoakan dirimu, anak-anak dan keluarga kita. Panjaaaang sekali ia berdoa!

Dia hanya menerima karunia dari Allah Swt sebesar 10 ribu saja sudah sedemikian hebatnya bersyukur. Padahal aku sebelumnya melihat di ATM saat aku mengecek saldo dan ternyata di sana ada jumlah yang mungkin ratusan bahkan ribuan kali lipat dari 10 ribu rupiah. Saat melihat saldo itu, aku hanya mengangguk-angguk dan tersenyum. Aku terlupa bersyukur, dan aku lupa berucap hamdalah.

Bu..., aku malu kepada Allah! Dia terima hanya 10 ribu begitu bersyukurnya dia kepada Allah dan berterimakasih kepadaku. Kalau memang demikian, siapakah yang pantas masuk ke dalam surga Allah, apakah dia yang menerima 10 ribu dengan syukur yang luar biasa, ataukah aku yang menerima jumlah lebih banyak dari itu namun sedikitpun aku tak berucap hamdalah."

Budiman mengakhiri kalimatnya dengan suara yang terbata-bata dan beberapa bulir air mata yang menetes. Istrinya pun menjadi lemas setelah menyadari betapa selama ini kurang bersyukur sebagai hamba. Ya Allah, ampunilah kami para hamba-Mu yang kerap lalai atas segala nikmat-Mu

kisah diambil dari http://myquran.org/forum/index.php/topic,82145.0.html di posting oleh andy swan
gambar dari http://mathedu-unila.blogspot.com/2010/07/gambar-uang-10-ribu-baru.html

REJEKI BANYAK BENTUKNYA

REJEKI BANYAK BENTUKNYA
Kemarin hujan mulai jam 9 pagi, seorang tukang rujak numpang berteduh di teras ruko saya.
Masih penuh gerobaknya, buah-buah tertata rapi. Kulihat beliau membuka buku kecil, rupanya Al Quran. Beliau tekun dengan Al-Qurannya. Sampai jam 10 hujan blm berhenti.
Saya mulai risau karena sepi tak ada pembeli datang.
Saya keluar memberikan air minum.
“Kalau musim hujan jualannya repot juga ya, Pak… ” .. “Mana masih banyak banget.”
Beliau tersenyum, “Iya bu.. Mudah-mudahan ada rejekinya.. .” jawabnya.
“Aamiin,” kataku.
“Kalau gak abis gimana, Pak?”. tanyaku.
“Kalau gak abis ya risiko, Bu.., kayak semangka, melon yang udah kebuka ya kasih ke tetangga, mereka juga seneng daripada kebuang. kayak bengkoang, jambu, mangga yang masih bagus bisa disimpan. Mudah-mudahan aja dapet nilai sedekah,” katanya tersenyum.
“Kalau hujan terus sampai sore gimana, Pak?” tanyaku lagi.
“Alhamdulillah bu… Berarti rejeki saya hari ini diizinkan banyak berdoa. Kan kalau hujan waktu mustajab buat berdoa bu…” Katanya sambil tersenyum.
“Dikasih kesempatan berdoa juga rejeki, Bu…”
“kalau gak dapet uang gimana, Pak?” tanyaku lagi.
“Berarti rejeki saya bersabar, Bu… Allah yang ngatur rejeki, Bu… Saya bergantung sama Allah.. Apa aja bentuk rejeki yang Allah kasih ya saya syukuri aja. Tapi Alhamdulillah, saya jualan rujak belum pernah kelaparan.
“Pernah gak dapat uang sama sekali, tau tau tetangga ngirimin makanan. Kita hidup cari apa Bu, yang penting bisa makan biar ada tenaga buat ibadah dan usaha,” katanya lagi sambil memasukan Alqurannya ke kotak di gerobak.
“Mumpung hujannya rintik, Bu… Saya bisa jalan ..Makasih yaa ,Bu…”
Saya terpana… Betapa malunya saya, dipenuhi rasa gelisah ketika hujan datang, begitu khawatirnya rejeki materi tak didapat sampai mengabaikan nikmat yang ada di depan mata.
Saya jadi sadar bahwa rizki hidayah, dapat beribadah, dapat bersyukur dan bersabar adalah jauh…jauh lebih berharga daripada uang, harta dan jabatan…
***
MANUSIA dan BOTOL
1. Kalau diisi air mineral, harganya 3ribu…
2. Kalau diisi jus buah, harganya 10ribu…
3. Kalau diisi Madu Yaman, harganya Ratusanribu…
4. Kalau diisi minyak wangi chanel harganya bisa jutaan.
5. Kalau diisi air got, hanya akan dibuang dalam tong sampah karena langsung tiada harganya dan tidak ada siapa yg suka.
Botol yg sama tetapi harganya berbeda sebab apa yang terisi di dalamnya adalah berbeda…
Begitu juga kita…kita semua sama…kita semua manusia…yang membedakan kita antara satu sama lainnya adalah. TAQWA , IMAN & AMAL yang ada dalam diri kita…yang akan menyebabkan kita berharga di sisi ALLAH atau kita dipandang hina oleh ALLAH lalu dibuang ke dalam neraka…
“……sesungguhnya orang yg paling mulia disisi Allah adalah orang yg paling bertakwa,sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha teliti”