Kamis, 08 Oktober 2015

RPP ENERGI PANAS DAN MATAHARI SERTA KEGUNAANNYA




RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Nama sekolah            : SDN CIKULUR
Mata pelajaran          : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas/semester           : IV/2
Pertemuan ke                        : 1 (Pertama)
Alokasi waktu            : 20 menit
Standar kompetensi  : mengenal sumber energi panas dan kegunan matahari dalam   kehidupan sehari hari
Kompetensi Dasar     : mengidentifikasi sumber-sumber energi panas dan kegunaan matahari
Indikator                    : -Dapat menyebutkan alat-alat yang menghasilkan energi panas
                                    -Dapat menjelaskan penggunaan energi panas dalam kehidupan sehari-hari.
I.     TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mempelajari materi ini, siswa diharapkan dapat :
  - Menerangkan sumber-sumber energi dengan detail
- Menyebutkan alat-alat yang menghaslkan energi dengan benar
- Menggunakan energi panas dengan tepat dan benar
II.    MATERI
1.    Sumber-sumber energi
2.    Alat-alat yang menghasilkan energi
III.   METODE/STRATEGI PEMBELAJARAN
1.      Ceramah
2.   Tanya jawab





IV. LANGKAH-LANGKAH PEMBELAJARAN
Pertemuan pertama

1.            Kegiatan Awal (Apersepsi)
Waktu
Kegiatan
Strategi/metode
Sumber/Bahan
1’
1’
2’








2’
- Salam dan doa
- Pengabsenan
- Apersepsi
-G: Tahukah kalian mengenai energi panas?sebutkan!
-M: Tahu, segala sesuatu yang menghasilkan panas
-G: Beri contohnya!
-M: Setrika
- Guru menyampaikan Standar Kompetensi, Kompetensi Dasar dan Tujuan pembelajaran
-tanya jawab
-ceramah
Buku paket IPA kelas IV semester 2
















2.      Kegiatan Inti
Waktu
Kegiatan
Strategi /metode
Sumber /Bahan
1’



1’


1’


1’

1’



1’



1’




5’




2’




1’



1’


5’
-Guru menjelaskan tentang energi panas, dan matahari dalam kehidupan sehari-hari
-Guru bertanya kepada siswa seputar energi panas
-Guru membagi menjadi 10 kelompok terdapat 10 siswa
-Guru mengkondisikan kelas
-Guru meminta siswa membuat lingkaran sesuai dengan urutan kelompok 1 – 10
-Guru menyiapkan pertanyaan yang sudah disediakan didalam kotak 
-Setiap perwakilan kelompok mengambil pertanyaan yang sudah disediakan di dalam kotak
-Setiap kelompok mendiskusikan dan menuliskan jawaban dari pertanyaan tersebut
 -Setiap kelompok bergantian menjelaskan jawaban yang telah di diskusikan
-Guru memutuskan untuk memilih kelompok terbaik atas jawabannya
-Guru memberikan hadiah kepada kelompok terbaik
-Guru memberikan konfirmasi dan penguatan.
Ceramah



Tanya Jawab


Permainan
Buku paket IPA kelas IV semester 2

3.      Kegiatan Penutup
Waktu
Kegiatan
Strategi/metode
Sumber/Bahan
1’






5’

2’


1’
- Guru mengevaluasi kegiatan pembelajaran dengan memberikan teks lembar soal pertanyaan kepada siswa secara global mengenai energi panas
-
--Guru meminta siswa untuk mengerjakan soal
- pengkoreksian bersama siswa sekaligus memberi nilai siswa
- Doa dan Salam
- Ceramah
- Tanya jawab
- Tes, Uraian Obyektif
- Tes,Benar Salah
- Tes, Lisan
Buku paket IPA kelas IV semester 2

  V.  SUMBER/BAHAN
1.      Buku paket Ilmu Pengetahuan Alam  kelas 4 semester 2
VI. LAMPIRAN
Lembar analisis KKM setiap indikator




Mengetahui
Dosen Mata Kuliah

Encep andriana,M.Pd

Serang,

Guru Mata Pelajaran

Kholilatun Hasanah






















BAB I
ENERGI PANAS DAN KEGUNAANNYA

Standar Kompetensi

Kompetensi Dasar

Indikator
:

:

:   
1. Mengenal berbagai energi panas dan matahari yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari
1.1. Mengidentifikasi sumber energi panas yang ada di lingkungan sekitar
1.1.1.     Dapat menerangkan sumber energi panas dan kegunaannya
1.1.2. Dapat menyebutkan alat-alat yang menghasilkan energi panas
1.1.3

A. PENGERTIAN ENERGI
Segala sesuatu yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari membutuhkan energi. Untuk bertahan hidup kita membutuhkan energi yang diperoleh dari makanan. Setiap kendaraan membutuhkan energi untuk bergerak dan energi itu diperoleh dari bahan bakar. Hewan juga membutuhkan energi untuk hidup. Sebagaimana manusia dan tumbuhan.

B. SUMBER-SUMBER ENERGI
1. Matahari
Matahari adalah sumber energi utama di bumi. Matahari menghasilkan energi cahaya dan panas. Cahaya matahari membuat bumi terang pada siang hari, membantu tumbuhan memasak makanan, membuat baju basah menjadi kering, dimanfaatkan petani untuk menjemur padi, dan dimanfaatkan nelayan untuk menjemur ikan. Petani menjemur padi sehingga padi kering,ditumbuk menjadi beras, dan dimasak menjadi nasi.Semua kehidupan di bumi  membutuhkan panas matahari,maka matahari di sebut sumber energi panas yang utama.
C. BENTUK-BENTUK ENERGI
1. Energi Panas
Setrika yang panas dapat melicinkan pakaian, dan solder yang panas dapat mencairkan timbal. Sebuah benda pada suhu tertentu memiliki energi. Energi yang dimiliki oleh benda karena suhunya disebut energi panas atau energi kalor.
Berbagai alat pemanas menggunakan energi listrik misalnya setrika, pemanggang roti, dan dispenser. Panas dari setrika digunakan untuk melicinkan pakaian. Pemanggang roti digunakan untuk memanggang roti. Dispenser digunakan untuk memanaskan dan mendinginkan air minum.
Alat yang menghasilkan panas antara lain kompor, setrika, pemanggang roti, dan dispenser.

D. ALAT-ALAT YANG MENGHASILKAN ENERGI.
1. Alat yang Menghasilkan Energi Panas
Banyak alat yang menghasilkan energi panas. Misalnya kompor penanak nasi, dan setrika. Kompor menghasilkan panas untuk memasak. Setrika digunakan untuk melicinkan pakaian.

Rabu, 07 Oktober 2015

  




DALAM DIAM AKU MENCINTAIMU

“Ra, kamu tau nggak. Rindra anak cowok kelas sebelah?” tanya Dara padaku sambil menikmati jus pesananya di kantin sekolah. Saat itu memang jam istirahat.Aku menghentikan aktifisas mengaduk – aduk kuah bakso pesanannku. Menoleh kearah Dara lurus. Rindra?. Tentu saja aku kenal. Itu cowok kan yang selama ini aku taksir diam – diam.Ya aku suka dengnnya kurang lebih sejak pertama kali kenaikan kelas. Tapi kenapa tiba – tiba Dara menanyakannya?.“Kayaknya aku naksir deh sama tu anak”.“Uhuk uhuk” Aku yang baru memasukan sesuap kuah bakso kontan langsung tersedak mendengar kalimat lanjutan yang keluar dari mulut temanku barusan.
“Ah ni anak, kalau makan hati – hati donk” Kata Dara sambil menyodorkan segelas air putih kearahku yang langsung kuteguk habis.“Kamu bilang apa barusan?.Kamu naksir sama dia?” Tanyaku langsung. Tanpa menyadari nada aneh plus kaget dariku dengan santai Dara mengangguk.Aku hanya terdiam. Tiba – tiba nafsu makanku langsung menguap begitu saja. Bakso yang ada di hadapannku sama sekali sudah tak mampu menarik minatku lagi untuk memakannya. Pikiranku hanya satu, Sahabatku ternyata cinta pada orang yang aku sukai slama ini. Ya Allah  ,,....
Setelah membereskan buku – buku, aku segera melangkah pulang. Teriakan Dara yang memintaku untuk berbarengan sama sekali tidak ku hiraukan. Kali ini moodku benar – benar memburuk. Sambil melamun aku terus melangkah sampai tanpa sadar tubuhku bertabrakan dengan seseorang yang kebetulan baru muncul dari pintu kelas sebelah yang aku lewati. Sepertinya cowok itu tadi juga melangkah tanpa melihat – lihat karena sibuk membalas sms dari hape nya yang kini sudah tergeletak berhamburan di lantai.
“Aduh,maaf, maaf. Aku nggak sengaja” Kataku sambil berjongkok mengambil bagian – bagian benda mungil yang bernasip tidak beruntung itu.
“Yah, hape ku. Rusak donk” Keluh cowok itu yang membuatku merasa tidak enak. Dan betapa terkejut nya aku saat menyadari kalau cowok yang berdiri tepat di hadapanku itu ternyata Rindra. Cowok yang selama ini aku taksir.“Maaf, aku tadi beneran nggak sengaja. Tapi coba bentar aku liat” kataku sambil mengulurkan tangan dan meminta Rindra untuk menyerahkan batray hape yang berada di tangannya.

Beberapa menit kemudian hape itu sudah kembali terpasang seperti semula. Dengan hati – hati ku coba untuk menyalakannya. Setelah menunggu beberapa saat barulah benda mungil itu menyala. Dan untung saja sepertinya masih berfungsi dengan baik sehingga aku merasa sedikit lega dan langsung menyerahkan pada pemiliknya.
“Ra ?” Pertanyaan bernada bingung sekaligus kaget meluncur dari mulut Rindra yang sepertinya memang baru menyadari siapa yang menabraknya karena tadi perhatiannya hanya terpusat pada hapenya. Sementara aku sendiri seperti orang bodoh hanya yang hanya menganggukan kepala sambil tersenyum simpul dan salah tingkah. Hei, bukankah kebanyakan orang akan terlihat bodoh bila bersama orang yang di sukainya. Dan sepertinya aku juga termasuk kedalam katagori orang – orang tersebut !.
“Drrrtt...”Getaran hape di tangan Rindra mengagetkannya. Mataku hanya memperhatikan raut wajah Rindra yang mengerakan jarinya dengan lincah. Mengetikan kata yang aku sendiri tidak tau apa.“Maaf ya aku pamit duluan” Pamit Rindra sambil berlalu. Dan lagi – lagi aku hanya membalasnya dengan anggukan. Barulah setelah bayangan cowok itu hilang dari pandangan, aku menyesal karena aku sedari tadi tidak berkutik. Hilang sudah kesempatan untuk mengenal cowok itu lebih jauh.
***

Keesokan harinya, begitu jam istirahat bukannya kekantin seperti biasa aku justru ke perpustakaan. Ada buku yang harus aku cari. Setelah mendapakan buku yang aku cari, aku segera melangkah menuju kearah meja. Beberapa menit kemudian aku hanyut kedalam buku yang ku baca. Mengerjakan tugas yang harus aku selesaikan secepatnya. Karena keasikan aku sama sekali tidak menyadari orang – orang disekelilingku sekarang.

Begitu tugasku semuanya selesai, aku segera bangkit berdiri. Pada saat bersamaan seseorang yang sedari tadi duduk di sebelahku juga berdiri. Hampir saja aku terjungkal jatuh karena kaget saat menyadari Rindra yang sedang menatapku lurus.
“Asik banget kayaknya. Sedari tadi aku disini sampe nggak nyadar”.
“He?” aku menyerngit bingung. Sementara Rindra sendiri hanya angkat bahu sambil tersenyum kemudian segera berlalu.

Seolah baru menyadari sesuatu setengah berlari aku menyusul Rindra keluar perpustakaan.
“Rindra tunggu , mmm katanya Dara kamu lagi naksir cewek, siapa?” tanyaku tidak mampu menahan rasa ingin tau.

Untuk sejenak Rindra menarik nafas perlahan. Sambil tersenyum ia menatap kearahku yang terlihat sedikit gelisah menanti jawabannya.
“Kamu yakin pengen tau”.Walau tidak yakin aku benar – benar ingin tau, namun tak urung aku mengangguk. “Kamu”. Ucap Rindra pelan.“Ha?” Betapa kagetnya aku. Asli nggak percaya dengan apa yang kudengar barusan. “ Ya Allah jika memang benar dia jodohku maka dekatkanlah, tetapi jika dia bukan jodohku maka berilah jodoh yang terbaik untuk kami berdua.. “ ucapku dalam hati.
“Kamu. Orang yang kusukai” Rindra menegaskan kalimatnya dengan santai.

Aku terdiam dan masih tidak percaya. “ iya aku suka, bahkan aku juga cinta sama kamu Ra”. Rindra mempertegasnya lagi. Kutatap Rindra yang kini berdiri tepat di hadapanku dengan senyum yang menghiasi bibir nya. Dan pada detik berikutnya senyuman yang sama juga menghiasi bibirku.
“Aku juga suka sama kamu”.

Dan kali ini senyuman lebar benar – benar menghiasi Bibir keduanya. Dan sebenarnya Cinta memang selalu indah pada waktunya bukan? 

End?.